Beranda > League Indonesia, Liga Indonesia, Sepak Bola > Indonesia 3 – 0 Maladewa

Indonesia 3 – 0 Maladewa

13/10/2010
Kemenangan Hiburan Merah-Putih

Tampil kurang meyakinkan di laga persahabatan kedua, Timnas Indonesia akhirnya memetik kemenangan 3-0 atas Maladewa di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (12/10/2010) Sore.

Dalam pertandingan ini pelatih Alfred Riedl sedikit melakukan perubahan dengan komposisi timnas saat melawan Uruguay. Okto Maniani dipasang sejak kick-off. Sedangkan Boaz Solossa ditempatkan di belakang Bambang Pamungkas.

Di menit-menit awal, timnas sering melakukan kesalahan umpan, sehingga alur serangan tidak mengalir sempurna. Maladewa sendiri bermain cukup terbuka dan melakukan perlawanan sepadan.

Peluang emas pertama didapat Boaz yang mendapat assist Bambang saat pertandingan baru berusia enam menit. Sayang gol tidak tercipta karena tendangan Boaz yang sudah berhadap-hadapan dengan kiper Maladewa Mohamed Imran masih melebar ke kanan lapangan.

Di menit 14 giliran Bambang mendapat assist lambun dari Boaz, namun striker Persija ini kalah cepat dengan kiper Maladewa.

Boaz kembali mendapatkan bola di tengah kotak penalti ketika terjadi kemelut di menit 21.Lagi-lagi bola tidak bersarang ke gawang karena tendangan voli Boas melambung di atas mistar.

Riedl baru bisa tersenyum melihat jala gawang Maladewa bergetar setelah aksi Okto memperdaya kiper Maladewa. Kali ini Boas Salosa yang melayani Okto. Dari pojok kanan, striker yang mencetak satu-satunya gol ke gawang Uruguay ini, melakukan umpan ke tiang jauh tepat menghampiri Maniani. Dengan dua kali sentuhan, Maniani menyepak bola sehingga mengarah ke pojok kanan gawang.Bola yang sempat membentur mistar ini kemudian meluncur ke dalam gawang tanpa bisa dihalau kiper Maladewa.

Gol ini membuat kepercayaan diri tim Merah Putih bangkit.Maladewa terus menerus berada di bawah tekanan.Namun hingga menit akhir babak pertama, skor tetap 1-0.

Di babak kedua Indonesia lebih banyak menguasai lapangan.Terima kasih buat Okto yang bermain dengan kecepatannya berulang kali menjadi inspirator serangan Indonesia.

Bertubi-tubi serangan dilancarkan Bambang, Boaz dan Okto, namun gol tak kunjung tercipta. Ridle kemudian memasukan Yongki Ariwibowo Yesaya Desnam, serta Haryono di pertengahan babak kedua.

Hasilnya akhirnya terlihat. Yongki yang menggantikan Bambang menambah keunggulan Garuda menjadi 2-0.Tendangan mendatarnya dari tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper tim tamu.

Para pemain timnas semakin menguasai keadaan meski sempat tampil canggung di babak pertama. Sebelum pluit akhir pertandingan dibunyikan, Tony Sucipto melengkapi keunggulan menjadi 3-0 hasil tendangan first time-nya yang cukup keras.

%d blogger menyukai ini: