Benitez yang Hancurkan Liverpool

17/10/2010

Mantan pemilik Liverpool Tom Hicks menduga kuat adanya konspirasi tingkat tinggi antara manajemen di Liverpool hingga dia kehilangan hak kepemilikan klub. Menurut Hicks, yang bertanggung jawab penuh atas kemunduran prestasi klub adalah Rafael Benitez.

Pengusaha asal Amerika Serikat tersebut bersama rekannya George Gillet sudah tidak lagu menjadi pemilik The Reds. Si Merah kini dimiliki oleh New England Sports Ventures, dan pengambilalihan klub sudah berlangsung malam tadi.

“Kami sudah menghabiskan 300 juta pounds untuk membeli pemain, dan menghamburkan uang 150 juta pounds. Saya pikir itu adalah yang tertinggi kedua atau ketiga di Premier League. Anda tidak pernah membaca itu di media,” kata Hicks kepada Sky Sports, Sabtu (16/10/2010).

Pria 64 tahun itu juga mengecam mantan pelatih Liverpool Rafael Benitez. Menurutnya, Benitez yang membawa pemain buruk ke Anfield dan itu menjadi masalah besar di lapangan.

“Saya membaca sebuah artikel yang sangat menarik. Sir Alex Ferguson mengatakan bahwa Rafa punya lebih banyak uang untuk menghabiskan daripada Manchester United. Tapi, dia hanya membeli pemain yang buruk,” lanjut Hicks.

“Prestasi buruk bukanlah kesalahan pemilik. Rafa yang menghabiskan uang klub dan dialah yang harus mengambil tanggung jawab untuk hasil sendiri. Ketika kami menyelesaikan tahun kedua, para fans hanya ingin melihat kami menang,” tuturnya.

Hicks dan Gillet memang menjadi tersangka utama atas prestasi buruk Liverpool oleh sebagian besar fans klub. Namun meskipun demikian, mereka juga menyadari hal ini. Hanya, sebagai pebisnis di dunia olahraga, mereka tidak mengerti mengapa hal ini terjadi.

%d blogger menyukai ini: